Rel Terendam 25 Cm! Jalur KA Karangjati–Gubug Lumpuh Sebagian, 8 Kereta Terdampak

Rel Terendam 25 Cm! Jalur KA Karangjati–Gubug Lumpuh Sebagian, 8 Kereta Terdampak

GROBOGANTODAY.ID – Gangguan serius terjadi pada jalur kereta api di lintas utara Jawa. Jalur hilir antara Stasiun Karangjati – Stasiun Gubug, Kabupaten Grobogan, terendam air setinggi 25 sentimeter, Jumat (3/4/2026) dini hari. Akibatnya, perjalanan kereta api terpaksa dialihkan hanya melalui satu jalur demi keselamatan.

 

Kondisi darurat ini terjadi tepatnya di KM 32+7/8. Genangan air yang cukup tinggi membuat jalur hilir dinyatakan tidak aman dilalui. Sejak pukul 01.45 WIB, seluruh perjalanan kereta api yang melintas di lokasi tersebut hanya menggunakan jalur hulu secara bergantian.

 

Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk menghindari risiko fatal di lintasan.

 

“Keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama. Jalur hilir tidak memungkinkan dilalui, sehingga seluruh perjalanan dialihkan melalui jalur hulu dengan pengaturan ketat,” ujarnya.

 

Dampaknya langsung terasa. Hingga pukul 05.00 WIB, sedikitnya 8 kereta api mengalami keterlambatan antara 10 hingga 15 menit karena harus bergantian melintas di satu jalur.

 

Kereta yang terdampak meliputi:

KA Kertajaya (tujuan Jakarta)

KA Darmawangsa (tujuan Jakarta)

KA Gumarang (tujuan Surabaya)

KA Jayabaya (tujuan Surabaya)

KA Harina (tujuan Surabaya)

KA Argo Anjasmoro (tujuan Surabaya)

Serta 2 KA barang relasi Jakarta–Surabaya

 

Selain mengganggu jadwal perjalanan, kondisi ini juga meningkatkan potensi antrean panjang kereta di lintasan padat tersebut.

 

Pihak KAI saat ini terus melakukan pemantauan intensif di lokasi genangan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk percepatan penanganan. Upaya normalisasi jalur terus dilakukan agar perjalanan kereta api bisa kembali berjalan lancar.

 

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Petugas di lapangan terus bekerja agar jalur segera aman dan operasional kembali normal,” tambah Luqman.

 

Hingga berita ini diturunkan, sistem satu jalur masih diberlakukan dan perjalanan kereta api di lintas Karangjati–Gubug masih dalam pengawasan ketat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *