Niat Mengantar Haji Berujung Duka, 4 Tewas di Perlintasan Tanpa Palang Sidorejo Pulokulon
GROBOGANTODAY.ID, Pulokulon — Kecelakaan tragis terjadi di perlintasan kereta api Dusun Sidorejo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, saat rombongan pengantar calon jamaah haji melintas, Kamis (1/5/2026) dini hari.
Menurut keterangan Kepala Dusun Sidorejo, Heri Siswanto, rombongan tersebut terdiri dari beberapa kendaraan yang hendak mengantar keluarga berangkat ibadah haji. Insiden terjadi sekitar pukul 02.52 WIB, saat kondisi masih gelap dan diduga berkabut sehingga mengurangi jarak pandang.
“Mobil pertama yang ditumpangi calon haji sudah melewati perlintasan, namun mobil kedua yang membawa sembilan penumpang tertabrak kereta api yang datang dari arah barat,” jelas Heri.
Akibat kejadian tersebut, empat orang dinyatakan meninggal dunia. Salah satu korban diketahui masih berusia sekitar tiga tahun atau balita. Korban lainnya merupakan anggota keluarga dari rombongan pengantar, termasuk cucu dan besan dari keluarga calon jamaah haji.
Sementara lima penumpang lainnya mengalami luka-luka dan saat ini mendapatkan perawatan medis.
Heri juga mengungkapkan bahwa perlintasan tersebut tidak dijaga pada saat kejadian. Meski sebelumnya sudah ada upaya dari warga dan relawan untuk bergantian menjaga, namun pada malam kejadian tidak ada petugas yang berjaga di lokasi.
“Penjagaan biasanya dilakukan secara sukarela oleh warga. Bahkan desa sudah mengalokasikan insentif, namun hanya cukup untuk siang hari. Saat malam relawan saja,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa perlintasan tersebut merupakan akses utama warga desa, sehingga sangat membutuhkan pengamanan yang lebih baik. Warga berharap adanya pemasangan palang pintu otomatis untuk mencegah kejadian serupa terulang.
“Ini jalan satu-satunya akses desa kami. Kami sangat berharap ada palang pintu otomatis demi keselamatan warga,” pungkasnya.
