Mengamuk Bacok 6 Warga, Pelaku Diduga Skizofrenia Dirawat di RSUD Purwodadi
GROBOGANTODAY.ID, Purwodadi – Aksi brutal seorang pria di Dusun Gundi, Desa Sengonwetan, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, yang membacok enam warga, menyisakan luka fisik dan trauma mendalam. Kini, pelaku menjalani perawatan intensif di ruang kejiwaan Rosella RSUD dr. R. Soedjati Purwodadi.
Pelaku diduga kuat mengalami gangguan jiwa berat. Hasil pemeriksaan awal mengarah pada diagnosis F20 atau skizofrenia, gangguan mental serius yang dapat memicu perilaku agresif jika tidak ditangani secara rutin.
Sub Koordinator Penyakit Tidak Menular (PTM) dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan, Subandi, mengungkapkan bahwa pelaku diduga kambuh saat kejadian berlangsung.
“Indikasinya gangguan jiwa berat yang kambuh. Ada dugaan pemicu dari persoalan keluarga, yakni saat pelaku meminta uang kepada ibunya,” jelasnya, Senin (30/3/2026).
Usai kejadian, pelaku sempat diamankan di Polsek Kradenan untuk dimintai keterangan. Dari rekaman CCTV, pelaku juga diketahui sempat mengambil gawai milik warga di lokasi kejadian.
Sekitar pukul 10.00 WIB, pelaku kemudian dibawa ke RSUD dr. R. Soedjati Purwodadi untuk menjalani penanganan medis di ruang jiwa Rosella.
Meski telah mengarah pada gangguan skizofrenia, Subandi menegaskan diagnosis pasti masih menunggu hasil observasi lanjutan dari tim medis rumah sakit.
“Diagnosis final masih menunggu perkembangan selama perawatan di ruang jiwa,” katanya.
Biasanya, pasien dengan gangguan kejiwaan akan dipulangkan setelah kondisi stabil. Namun, dalam kasus ini, situasi menjadi lebih kompleks.
Warga Dusun Gundi masih diliputi trauma berat akibat aksi pembacokan tersebut dan menolak jika pelaku kembali ke lingkungan mereka.
“Penolakan dari warga cukup kuat karena trauma. Untuk itu, Dinas Kesehatan bersama Dinas Sosial akan mencarikan panti khusus eks psikotik di Jawa Tengah,” tegas Subandi.
