Ibu dan Anak Jadi Korban,  Korban Meninggal Tragedi KA Argo Bromo Anggrek di Grobogan Bertambah

Ibu dan Anak Jadi Korban, Korban Meninggal Tragedi KA Argo Bromo Anggrek di Grobogan Bertambah

GROBOGANTODAY.ID, Pulokulon — Duka mendalam menyelimuti tragedi kecelakaan mobil pengantar jamaah haji yang tertabrak kereta api di perlintasan Desa Sidorejo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan. Korban meninggal dunia akibat kejadian tersebut menjadi 5 orang.

 

Korban meninggal dunia kembali bertambah setelah Indah Setyowati (26), yang sempat dirawat intensif di RS Sultan Agung, meninggal dunia pada Jumat malam (1/5/2026) sekitar pukul 22.40 WIB.

 

Peristiwa ini semakin memilukan karena sebelumnya putri Indah, Shazia Belvania Mutia (2,5), juga telah lebih dulu meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. Ibu dan anak itu kini telah dimakamkan berdampingan di pemakaman umum Desa Sidorejo pada Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

 

Diketahui, suami Indah, Ahmad Deni Mutia, turut berada dalam rombongan saat kejadian berlangsung, namun dalam mobil yang berbeda. Ia selamat dari peristiwa nahas tersebut, namun harus kehilangan istri dan anak tercintanya sekaligus.

 

“Saya berada di mobil paling depan menemani bapak saya. Sedangkan istri dan anak saya berada di mobil lain,” ujarnya.

 

Kecelakaan terjadi pada Jumat dini hari ketika mobil yang membawa sembilan orang rombongan pengantar jamaah haji melintas di perlintasan kereta tanpa palang pintu. Diduga kendaraan tidak mengetahui adanya kereta api yang melintas hingga akhirnya tertabrak.

 

Tragedi ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat melintasi perlintasan kereta api, khususnya yang tidak dilengkapi palang pintu maupun penjaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *