Anak Kelas 6 MI Ditemukan Meninggal di Embung Desa Jambon Pulokulon

Anak Kelas 6 MI Ditemukan Meninggal di Embung Desa Jambon Pulokulon

GROBOGANTODAY.ID, PULOKULON  – Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun ditemukan meninggal dunia di sebuah embung di wilayah Dusun Plampang, Desa Jambon, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Minggu (8/3/2026) petang.

 

Korban  berinisial IR(12), pelajar kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah (MI), warga Dusun Caluk, Desa Pojok, Kecamatan Pulokulon.

 

Kapolsek Pulokulon AKP Danang Esanto mengatakan, kejadian tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 18.30 WIB dan kemudian dilaporkan ke Polsek Pulokulon sekitar pukul 19.00 WIB.

 

Menurut keterangan keluarga, sebelumnya korban diketahui pergi dari rumah sekitar pukul 11.00 WIB dengan mengendarai sepeda yang dilengkapi tobos atau rombong tanpa berpamitan kepada ibunya.

 

“Sekitar pukul 16.00 WIB ibu korban mulai mencari karena anaknya belum pulang. Namun tidak ditemukan, sehingga keluarga bersama warga melakukan pencarian,” jelas AKP Danang.

 

Sekitar pukul 17.45 WIB, seorang warga menemukan sepeda yang diduga milik korban terparkir di jalan dekat embung di Dusun Plampang, Desa Jambon. Warga kemudian melakukan pengecekan di sekitar lokasi.

 

Di sekitar embung tersebut juga ditemukan pakaian atasan yang diduga milik korban. Temuan itu kemudian diberitahukan kepada ayah korban.

 

Ayah korban bersama warga kemudian melakukan pencarian di dalam embung. Tak lama kemudian korban ditemukan di dalam air dalam kondisi sudah meninggal dunia.

 

Petugas dari Polsek Pulokulon bersama tim Inafis Polres Grobogan kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

 

Berdasarkan hasil pemeriksaan, embung tersebut memiliki ukuran sekitar 15 x 15 meter dengan kedalaman sekitar 3 meter dan saat kejadian kondisi air sedang penuh. Di lokasi juga ditemukan sepeda serta sepasang sandal yang diduga milik korban.

 

“Dari hasil olah TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada korban. Diduga korban mandi di embung namun tidak bisa berenang,” terang Kapolsek.

 

Jenazah korban sebelumnya telah dievakuasi oleh ayahnya ke rumah duka sebelum petugas tiba di lokasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *