Minibus Tertabrak KA Argo Bromo Anggrek di Grobogan, Seluruh Korban Terjamin Jasa Raharja
GROBOGANTODAY.ID – Kecelakaan tragis terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Sidorejo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Jumat (1/5/2026) dini hari.Sebuah minibus tertabrak kereta api Argo Bromo Anggrek, mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka.
Pasca kejadian tersebut, PT Jasa Raharja memastikan seluruh korban mendapatkan jaminan perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin.
“Kami menyampaikan turut berduka cita atas kejadian ini. Sejak menerima informasi, Jasa Raharja langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan rumah sakit untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan dan jaminan sesuai ketentuan,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Ia menjelaskan, santunan sebesar Rp50 juta akan diberikan kepada ahli waris korban meninggal dunia. Sementara itu, korban luka-luka dijamin biaya perawatan di rumah sakit hingga maksimal Rp20 juta per orang, sesuai amanah Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964.
Pihak Jasa Raharja juga telah menerjunkan petugas ke lapangan untuk melakukan pendataan korban serta mempercepat proses penjaminan. Langkah ini dilakukan agar seluruh korban dapat segera memperoleh penanganan medis tanpa terkendala administrasi.
“Kami memastikan seluruh hak korban dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat,” tambahnya.
Selain itu, Jasa Raharja mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di perlintasan sebidang, terutama yang tidak dilengkapi palang pintu. Kepatuhan terhadap rambu lalu lintas dan prosedur keselamatan dinilai penting untuk mencegah kecelakaan serupa.
